Posts

Showing posts from July, 2016

Bercinta dengan Alam di Lautan Pasir Bromo

Image
Seperti yang udah gue ceritain di Negeri Sujuta Sunrise, Bromo adalah primadona dan gue jatuh cinta sama Bromo dari pandangan pertama. Kali ini gue mau share tentang nyasarnya gue sama Arie ke segara wedi alias lautan pasir yang ada di kawasan Gunung Bromo. FYI aja, lautan pasir ini terbentuk dari letusan gunung api purba, ribuan atau bahkan puluhan ribu tahun lalu yang menghasilkan Kaldera Tengger. Dari tengah kaldera raksasa berdiameter 10 km tersebut muncul beberapa gunung dan Bromo menjadi satu-satunya gunung berapi di sana. Bromo sendiri berasal dari bahasa sangsakerta, yaitu Brahma. Dalam ajaran Hindu, Brahma adalah nama Dewa Pencipta. Brahma memiliki arti berkembang, berevolusi, yang tumbuh, yang bertambah besar, atau yang meluap dari dirinya. Nama ini sangat cocok untuk Bromo yang tercatat dalam sejarah pernah puluhan kali meletus. Karena itulah sebagai bentuk persembahan terhadap Sang Hyang Widhi, Suku Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada yang dimulai dari kaki Gunung Brom…

Madakaripura Warning

Image
Ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan kalo mau mampir ke Air Terjun Madakaripura.

Banyak banget tukang parkir yang bakal ngarahin kalian. Nantinya pas balik dari air terjun, motor/mobil kalian nggak cuma diminta tarif parkir, tapi juga diminta tarif "cuci". Mereka bakal bilang kalo kendaraan kalian udah dicuci dan mereka minta bayaran atas itu. Padahal aslinya cuma disiram doang.
Bakal disuruh nitip barang bawaan di warung sekitar. Katanya ada yang pernah dibongkar tas nya. So, kalo emang harus banget nitipin tas/carrier, pastiin nggak ada barang berharga di dalemnya.
Guide lokal berkeliaran nawarin jasa antar. Sesungguhnya jalur dari gerbang ke air terjun sudah sangat rapih, bagus dan nyaman, Sodara-sodara. Menurut gue, nggak butuh guide sama sekali. Tapi kalo emang kalian mau pake guide, mending tawar harga dari awal deh. Serius, mereka bakal minta harga nggak kira-kira.
Pedagang jas ujan udah nggak keitung jumlahnya. Lucunya, harga yang ditawarin beda-beda. Dari pintu…

Beach Packing List Versi Tiko

Image
Gue suka banget ke pantai. Saking demennya ke pantai gue punya semacam bawaan wajib tiap pergi ke pantai. Gue yakin tiap orang punya preference masing-masing. Kali ini gue mau share apa aja yang biasanya gue bawa ke pantai. Tadinya mau bikin top 10 things gitu, tapi ternyata barang wajib gue lebih dari 10. Hehehe.
Let's check them out.



1. Air Mineral dan Snack
Main air bikin aus dan laper. So, penting banget buat bawa cemilan dan air minum yang cukup supaya kalian nggak dehidrasi. 

2. Sun Protection
Pantai itu identik sama panas. Supaya kulit kalian nggak terbakar, jangan lupa pake waterproof sun block, sunscreen, lips balm with SPF dan peralatan perang lainnya. Kalo bisa bawa aloe vera juga atau lotion khusus after sun biar kulit kalian nggak perih setelah berlama-lama di bawah matahari.

3. Payung/Floppy Hat
Selain biar gaya, fungsi sesungguhnya dari payung dan topi pantai nan lebar adalah melindungi wajah kalian dari sengatan matahari. Percayalah, walaupun udah make sunscreen, sengatan…

Sambel Kecap Nyamperin Mbok Yem di Lawu

Image
Gue, "Sambel Kecap" mau naik ke Gunung Lawu, mau main ke warungnya Mbok Yem yang ada di pos 5 Gunung Lawu. Entah lupa kapan pastinya, tapi gue masih inget banget sama murahnya harga kopi susu dan nikmatnya indomie rebus beliau. Dengan tekad bulat, gue niat nyamperin Mbok Yem.
Karena kampung halaman gue di Kota Reog, Ponorogo, maka gue bertekat samperin itu puncak Gunung Lawu (Hargo Dumilah). Sedikit info, letak geografis Gunung Lawu (3.265m) berada di 2 provinsi dan 2 kabupaten, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan di antara Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api "istirahat", diperkirakan terakhir meletus pada tanggal 28 November 1885 (wikipedia).

Gunung Lawu sendiri memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Dan yang akan gue jamah kali ini adalah puncak tertinggi Hargo Dumilah.
Gue naik berdua doang, iya cuma berdua itu pun sama laki-laki, n…

Pacaran di Ancol - Mencoba Alay

Image
Suatu siang, gue bosen karena diajak kencan ke gunung mulu sama si Arie. Akhirnya gue merajuk minta diajak ke pantai. Karena mendadak, nggak mungkin dong main ke pulau atau ke pantai yang jauh-jauh, jadilah kita kabur ke Ancol.
Awalnya Arie emoh, banyak alay katanya. Elaaah... dikata Ancol cuma sejengkal kali yak? Ancol kan lebar, kita cari yang jauh-jauh dari alay lah. Biar nggak ketawan kalo kita sebenernya juga alay gitu. Hehehe. Ujungnya dia setuju karena udah bingung juga mau ke mana.
Spot pertama, kita langsung ke mall Ancol Beach City. Selain parkir mobilnya enak di basement dan nggak kepanasan, di mall ini juga ada KFCnya. Hohoho. sebagai penganut persaudaraan ayam KFC, gue nggak pernah nolak kalo diajak ke KFC (bukan endorse bukan berbayar). Ngemil ayam dan sundae sekalian ngadem nunggu sore. Sebenernya di Ancol ini ada banyak banget tempat yang bisa didatengin, tapi karena niatnya cuma mau mantai, jadi kita nggak ke mana-mana selain santai di pantai.
Di belakang Ancol Beach Cit…